Pengolahan
Limbah Industri : Cair, Padat, Gas dan B3
Setiap proses yang ada di dunia ini menimbulkan banyak
manfaat dan juga sisa. Sebuah proses pengambilan manfaat dari suatu barang
tertentu pada akhirnya akan menimbulkan sisa- sisa atau limbah yang tidak
mempunyai manfaat lagi. Ya, tentu saja kita sering mendengar mengenai persoalan
limbah maupun sisa- sisa industri. Hal ini karena di Indonesia sendiri sudah
banyak sekali industri- industri baik yang skala rumahan maupun skala besar
yang telah menghasilkan berbagai macam limbah
Limbah- limbah tersebut berbentuk padat, cair, maupun gas.
Adapun keberadaan limbah- limbah sisa industri tersebut harus ditangani dengan
baik agar nantinya tidak menimbulkan banyak masalah bagi lingkungan serta
makhluk hidup. Untuk lebih jelas pembimbacaraan mengenai limbah industri, maka
kita akan membahas pengertian limbah industri terlebih dahulu.
Pengertian Limbah Industri
Perindustrian di dunia ini belakangan memang menjadi sektor
primadona bagi negara- negara di seluruh dunia. Betapa tidak, bahkan sektor
perindustrian dijadikan tolok ukur suatu negara dikatakan sebagai negara yang
maju, yakni apabila masyarakatnya lebih banyak bekerja di bidang industri. Hal
ini juga termasuk Indonesia. Indonesia merupakan negara yang terus
mengembangkan potensi diri, dan Indonesia juga mulai mengemabangkan sektor-
sektor perindustrian yang dimilikinya.
Namun perlu kita ketahui juga, bahwa semakin banyak industri
ada di suatu negara maka akan semakin banyak pula kesempatan bagi suatu negara
untuk mencemari lingkungannya. Mengapa demikian? Hal ini karena hampir setiap
proses industri akan menghasilkan sisa atau yang biasa disebut sebagai limbah.
Limbah industri merupakan sisa dari bahan- bahan hasil
proses industri tertentu. limbah ini tentunya tidak mempunyai manfaat sama
sekali, bahkan keberadaannya harus ditangani dengan sangat selektif. Limbah
industri ini bisa berbentuk padat, cair maupun gas. Ketiga jenis limbah
tersebut bisa mencemari tanah ), air) dan juga udara yang ada di dekat kita
tinggal.
Macam-macam Limbah Industri
Limbah merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari
sebuah proses, terlebih di dalam urusan perindustrian. Proses- proses industri
akan banyak sekali menghasilkan limbah sebagai suatu kenangan dari
keberhasilannya dalam menciptakan sesuatu. Adapun limbah- limbah hasil industri
ini jenisnya ada bermacam- macam. Berdasar pada karakteristiknya, limbah
industri ini dibagi menjadi empat macam, diantaranya adalah:
Limbah cair
Jenis limbah yang pertama adalah limbah cair. Limbah cair
ini juga dikenal sebagai entitas pencemar air. Sesuai dengan namanya, yang
disebut sebagai limbah cair adalah limbah yang mempuyai bentuk cair. Biasanya
limbah industri cair ini akan dibuang langsung ke saluran air seperti
selokan, sungai bahkan lautan
Limbah cair ini sifatnya ada yang berbahaya dan ada pula
yang dapat dinetralisir secara cepat. Limbah industri yang berbahaya yang
dibuang langsung ke saluran seperti sungai), laut, maupun selokan tanpa
dinetralisir terlebih dahulu pada akhirnya akan mencemari saluran- saluran
tersebut sehingga akan menyebabkan ekosistem air menjadi rusak, bahkan banyak
makhluk hidup yang akan mati dibuatnya. Contoh limbah cair dari industri ini
antara lain adalah sisa pewarna pakaian cair, sisa pengawet cair, limbah tempe,
limbah tahu, kandungan besi pada air, kebocoran minyak di laut, serta sisa-
sisa bahan kimia lainnya.
Limbah padat
Selain limbah cair, jenis limbah industri selanjutnya
adalah limbah padat. Limbah padat merupakan buangan dari hasil- hasil industri
yang tidak terpakai lagi yang berbentuk padatan, lumpur maupun bubur yang
berasal dari suatu proses pengolahan, ataupun sampah yang dihasilkan dari
kegiatan- kegiatan industri, serta dari tempat- tempat umum.
Limbah padat seperti ini apabila dibuang di dalam air
pastinya akan mencemari air tersebut dan dapat menyebabkan makhluk hidup yang
tinggal di dalamnya akan mati. Sementara apabila dibuang di wilayah daratan tanpa
adanya proses pengolahan, maka akan mencemari tanah di wilayah tersebut.
Beberapa contoh dari limbah industri padat antara lain adalah plastik, kantong,
sisa pakaian, sampah kertas, kabel, listrik, bubur- bubur sisa semen, lumpur-
lumpur sisa industri, dan lain sebagainya.
Limbah gas
Selain limbah cair dan limbah padat, ada pula jenis limbah
industri lainnya yakni limbah gas. Limbah gas merupakan limbah yang disebabkan
oleh sumber alami maupun sebagai hasil aktivitas manusia yang berbentuk
molekul- molekul gas dan pada umumnya memberikan dampak yang buruk bagi
kehidupan makhluk hidup yang ada di Bumi. Limbah gas ini tentu saja berbentuk
gas. Oleh karena bentuknya gas, maka limbah pabrik gas ini biasanya mencemari
udara. Beberapa contoh limbah gas ini antara lain adalah kebocoran gas, pembakaran
pabrik, asap pabrik sisa produksi dan lain sebagainya.
Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
ads
Selain limbah padat, cair dan juga gas, ada satu lagi jenis
limbah yang dikategorikan sebagai limbah B3, yakni limbah bahan berbahaya dan
beracun. Yang dimaksud dengan limbah B3 adalah sisa suatu usaha atau kegiatan
yang mengandung bahan- bahan berbahaya dan atau beracun yang karena sifatnya,
konsentrasinya, maupun jumlahnya baik secara langsung maupun tidak langsung
dapat mencemarkan, merusak, dan dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan,
kelangsungan hidup manusia dan juga makhluk hidup lainnya.
Khusus untuk limbah B3 ini dilakukan upaya- upaya
pengelaolaan secara khusus, mengingat jenis limbah ini merupakan limbah yang
berbahaya yang dapat merugikan berbagai macam pihak. Adapaun pengelolaan limbah
B3 ini meliputi rangkaian kegiatan yang mencakup reduksi, penyimpanan,
pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan dan penimbunan limbah B3
tersebut. Pengolahan limbah B3 ini tentu saja mempunyai tujuan untuk mencegah,
menanggulanagi pencemaran dan juga kerusakan lingkungan, memulihkan kualitas
lingkungan yang telah tercemar, serta meningkatkan kemampuan dan juga fungsi
dan kualitas lingkungan.
Itulah beberapa macam limbah- limbah industri yang
dihasilkan dari proses- proses industri itu sendiri. dari setiap macam limbah
tersebut tetu saja mempunyai pengolahan yang berbeda- beda, mengingat
karakteristik yang dimiliki setiap jenis limbah juga berbeda- beda, agar sesuai
dengan peruntukannya masing- masing. Adapun untuk pengelolaan jenis limbah yang
dapat dilakukan akan dijelaskan di bawah ini.
Pengolahan Limbah Industri
Mempunyai suatu rencana pengolahan limbah, merupakan suatu
syarat yang harus dipunyai oleh setiap pelaku industri. Setiap keuntungan yang
didapatkan dari proses industri haruslah dibarengi dengan pengolahan limbah
supaya tidak merugikan bagi lingkungan maupun bagi makhluk hidup yang lainnya.
Adapun pengolahan limbah ini ada banyak sekali macamnya sesuai dengan masing-
masing jenis limbah. Agar lebih jelas, kita akan membahasnya sebagai berikut
mengenai pengolahan limbah industri :
Pengolahan limbah padat
Proses industrialisasi memang banyak sekali menimbulkan
limbah. salah satu jenis limbah yang dapat dihasilakn dari proses industri
adalah limbah yang berbentuk padat. Untuk mengatasi limbah padat cara yang
dapat kita lakukan antara lain sebagai berikut:
Penimbunan terbuka
Solusi atau pengolahan pertama yang bisa dilakukan pada
limbah padat adalah penimbunan terbuka. Limbah padat dibagi menjadi organik dan
juga non organik. Limbah padat organik akan lebih baik ditimbun, karena akan
diuraikan oleh organisme- organisme pengurai sehingga akan membuat tanah
menjadi lebih subur
Sanitary landfill
Sanitary landfill ini menggunakan lubang yang sudah
dilapisi tanah liat dan
juga plastik untuk mencegah pembesaran di dan gas metana yang terbentuk dapat
digunakan untuk menghasilkan listrik.
Insenerasi Hasil panas digunakan untuk listrik atau pemanas ruangan.
Membuat kompos padat
Seperti halnya penimbunan, seperti yang sudah dijelaskan
sebelumnya bahwasannya limbah padat yang bersifat organik akan lebih bermanfaat
apabila dibuat menjadi kompos. Kompos ini bisa dijadikan sebagai usaha
masyarakat yang sangat bermanfaat bagi banyak orang.
Daur ulang
Limbah padat yang bersifat non organik bisa dipilah- pilah
kembali. Limbah padat yang masih bisa diproses kembali bisa di daur ulang
menjadi barang yang baru atau dibuat barang lain yang bermanfaat atau bernilai
jual tinggi. sebagai contoh adalah kerajinan dari barang- barang bekas.
Itulah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi
keberadaan limbah industri yang berbentuk padat.
Pengolahan limbah cair
Selain limbah padat, industri juga akan menghasilkan limbah
cair. Limbah cair penanganannya berbeda dengan limbah padat, tentu saja hal ini
karena bentuknya yang berbeda. Untuk limbah cair sendiri, pengolahan yang dapat
dilakukan adalah sebagai berikut:
Pengolahan primer dengan proses penyaringan, pengolahan
awal, pengendapan dan pengapungan. Pengolahan ini efektif untuk polutan minyak
dan juga lemak.
Pengolahan sekunder, menggunakan mikroorganisme untuk
menguraikan bahan.
Pengolahan tersier yang bersifat khusus
Desinfeksi
Slude treatment atau pengolahan lumpur.
3. Pengolahan limbah gas
Pengolahan limbah gas pada bidang industri dapat dilakukan
sebagai berikut:
Mengontrol emisi gas buang
Menghilangkan materi partikulat dari udara pembuangan
Pengolahan limbah B3
Limbah B3 yang sangat berbahaya apabila dibiarkan saja tentu
akan menimbulkan dampak yang buruk. Oleh karena itulah kita harus bisa
mengolahnya supaya tidak berbahaya. Berikut merupakan pengolahan limbah
B3:
Metode pengolahan secara fisika, kima dan biologi
Metode pembuangan limbah B3, yang terdiri atas sumur dalam/
sumur injeksi, kolam penyimpanan, dan landfill.
Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk pengolahan
limbah industri. Cara- cara tersebut sangat efektif untuk mengurangi polutan
yang berasal dari limbah sisa industri agar lingkungan tetap lestari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar